Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan

Melukis Rumah Desa Menggunakan Pisau Palet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro
Pada kesempatan kali ini saya akan membuat tutorial melukis menggunakan Pisau Pallet, dan kali ini saya mengambil obyek kebun bambu, namun seperti biasa saya minta maaf video ngga profesional alias semampu saya saja, jadi mohon maaf kalau masih terlalu banyak kekurangan disana sini dan kurang nyaman atau kurang bisa memenuhi keinginan teman-teman semua.

Oke selamat berkarya !!


Video by Kuat Casmoro
Share:

Melukis Kebun Bambu Menggunakan Pisau Palet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro
Pada kesempatan kali ini saya akan membuat tutorial melukis menggunakan Pisau Pallet, dan kali ini saya mengambil obyek kebun bambu, namun seperti biasa saya minta maaf video ngga profesional alias semampu saya saja, jadi mohon maaf kalau masih terlalu banyak kekurangan disana sini dan kurang nyaman atau kurang bisa memenuhi keinginan teman-teman semua.

Oke selamat berkarya !!


Video by Kuat Casmoro
Share:

Melukis Landscape Sawah Menggunakan Pisau Palet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro

Pada kesempatan kali ini saya akan membuat tutorial melukis menggunakan Pisau Pallet, dan kali ini saya mengambil obyek Landscape sawah, namun seperti biasa saya minta maaf video ngga profesional alias semampu saya saja, jadi mohon maaf kalau masih terlalu banyak kekurangan disana sini dan kurang nyaman atau kurang bisa memenuhi keinginan teman-teman semua.

Oke selamat berkarya !!

Video by Kuat Casmoro


Share:

Melukis Sunset Dan Rumah Nelayan Menggunakan Pisau Palet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro
Pada kesempatan kali ini saya akan membuat tutorial melukis menggunakan Pisau Pallet, dan kali ini saya mencoba mengambil obyek sunset dan rumah nelayan, namun seperti biasa saya minta maaf video ngga profesional alias semampu saya saja, jadi mohon maaf kalau masih terlalu banyak kekurangan disana sini dan kurang nyaman atau kurang bisa memenuhi keinginan teman-teman semua.

Oke selamat berkarya !!

Video by Kuat Casmoro

Share:

Melukis Air Terjun Menggunakan Pisau Pallet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro
Pada kesempatan kali ini saya kembali mencoba membuat tutorial melukis menggunakan Pisau Pallet, dan kali ini saya mencoba mengambil obyek air terjun, Namun seperti biasa saya minta maaf video ngga profesional alias semampu saya saja, jadi mohon maaf kalau masih terlalu banyak kekurangan disana sini dan kurang nyaman atau kurang bisa memenuhi keinginan teman-teman semua. 

Untuk menambah keterangan lukisan ini berukuran kecil saja 20x30 media cat minyak pada kanvas, harapan saya meski video ini terbilang alakadarnya saja tetapi bisa sedikit menambah pengetahuan teman-teman tentang teknik melukis menggunakan pallet.

 Oke selamat berkarya !!


Video by Kuat Casmoro
Share:

Teknik Sederhana Melukis Menggunakan Pisau Palet

Oil on Canvas | Kuat Casmoro

Pada video ini saya mencoba menampilkan cara mudah melukis menggunakan pisau pallet, dg obyek sederhana yg intinya memperagakan bagaimana membuat obyek langit , rumah, pohon juga air, obyek-obyek ini termasuk bagian umum yang banyak di buat saat melukis

Yuk kita simak...!

Video by Kuat Casmoro

Share:

Cara Membuat Kanvas Untuk Cat Air

Hepi wikend gaes,

Sekedar berbagi pengalaman amatir tentang membuat kanvas biar bisa enak di lukis dg cat air, supaya kanvasnya diupayakan berasa kertas aquarel, tapi ini versi coba-coba dewe, versi ekonomis.

Kanvas akrilik biasa tidak akan menyerap kalau di gambari dg cat air , memang menurut teman pengendali air ( master cat air ) yg sudah pakar, untuk membuat kanvas berasa kertas, bagusnya pakai Gesso merk DS, katanya hasilnya mirip, tapi karena cukup mahal, aku belum pernah nyoba , heeeee
Karena harga gesso DS itu mahal, aku coba mengakali pakai merk lain yg lebih murah, Pernah coba beberapa Gesso dg harga 50-100rb / setengah kilo. Tapi rasanya masih kurang sreg bagiku, Cat airnya memang bisa nempel terserap, tapi daya sebar dan efek mblobornya kurang ciamik.

Suatu kali, teman watercoloris senior ngasih resep, coba pakai cat genteng Matex warna putih, pikirku  cat gentengkan malah anti air?, Karena penasaran tetap kucoba, kanvas akrilik aku blok lagi dengan cat Matex 3 lapis, tunggu kering kemudian lapisin lagi, lapis terakhir paling encer, setelah kering lalu digosok pakai amplas kertas yang halus biar permukaan halus .

setelah menunggu semalaman, besoknya langsung dicoba lukis cat air, dan hasilnya cukup enak, cat airnya meresap dan efek mblobornya cukup apik, bagiku.
Berikut ini efek sebar cat air di kanvas dengan gesso cat Matex

Hasil mbloboran cat air di kanvas dg Gesso cat Matex

Penampakan cat Matex, harga sekitar 130an? Kalo gak kliru, soalnya sudah lama banget belinya hee.


Selamat mencoba
author
Bi Budi


Share:

Cara Menciptakan Background Lukisan

Background....
Sedikit saya ingin curhat tentang latar belakang atau background lukisan atau drawing..
Kemarin baru saya mendapati ternyata tidak sedikit teman-teman pelukis yang punya masalah dalam menciptakan background lukisan atau drawing.. sehingga lebih memilih untk membiarkan obyek lukisan 'berjuang' sendirian utk tampil indah. Alasan yang paling masuk akal adalah adanya kekhawatiran bahwa background yang diciptakan justru akan merusak pemandangan.
Naah hal inilah yang justru membuat saya langsung gagal paham.. (maaf sama sekali tidak bermaksud sok paham.) Karena dengan mengolah background, saya justru merasa memiliki kesempatan untuk meng'improve' lukisan menjadi lebih menarik..
Monggo silahkan cek album lukisan saya.. tidak ada satu karyapun yang tercipta tanpa background.
Justru kalau saya mendapati foto referensi terdapat latar belakang yang tidak sesuai saya akan cenderung menggantinya dengan yang sesaui keinginan saya tanpa mengurangi nilai estetikanya.
Bagaimana caranya... Saya jelaskan sedikit cara saya meng'improve' background.
Ada beberapa prinsip yang saya pakai.. yang paling pasti adalah : 

" untuk area tepi obyek utama yang intensitasnya gelap, saya hampir selalu menciptakan latar belakang yang lebih terang.. misal obyek rambut atau baju yang berintensitas gelap. Dan sebaliknya.. saya selalu menggelapkan areal background setiap bertemu area obyek yang terang.. misal area pipi atau pundak utk obyek manusia berpakaian terang, kemudian saya selalu berusaha menciptakan gradasi yang sesuai, dan yang terakhir.. selalu mempertimbangkan keseimbangan atau balancing.. agar tidak terjadi kesan berat sebelah terhadap intensitas gelap dan terangnya "

Bingung??? Semoga ada kesempatan utk ngobrol langsung.. karena hal ini membuat saya sedikit 'gregetan' untuk membuktikan.. mungkin terdengar sok sok an.. tapi mengimprovisasi background bagiku sangat menyenangkan.

Berikut adalah lukisan yang background nya saya improvisasi sendiri...

Si Mbak | Cat minyak di kanvas | Size 100 x 140 cm

Share:

Harga Lukisan Potret

Kadang menentukan harga lukisan potret terasa lebih sulit dibanding melukis. ada standar2 tertentu dalam menentukan harga. yang umum, harga lukisan dihitung per kepala, setengah badan, dan full body. harga juga ditentukan oleh faktor material yg digunakan, tingkat kesulita dan ukuran lukisan. (harga 'teman' tidak masuk dalam bahasan ini) :)

Seorang teman punya rumus, harga lukisan = harga material x 10. Kl material yg dihabiskan utk membuat karya 30 rb, harga lukisannya = 300 rb.

Ada juga yg menghitung harga berdasarkan upah harian plus harga material dan bingkai. Kl upah harian kira2 100rb, dan lukisan dikerjakan selama 3 hari, harganya = 300 rb plus material lukisan dan bingkai.

untuk lukisan di bawah ini aku menghitung ukuran dan materialnya saja. sebab susah menghitung, apakah ini lukisan setengah badan kali dua, atau setengah badan kali dua plus satu full body, yaitu body kucing ... :)

acrylic on canvas, 70 x 80 cm ,
Cara hitung harga lukisan terakhir yg paling praktis kupakai adalah menetapkan harga per cm2 utk lukisan yg dipesan. Praktis. Tanpa menghitung lagi harga material, lama pengerjaan, dan tingkat kerumitannya. Dan presentasi ke pemesan juga enak. Kalau misalnya harga per cm2 rp 600, tinggal kalikan sesuai ukuran lukisan yg dipesan ... :)

| N A |
acrylic on canvas, 70 x 80 cm
comm.work
2013


x
Share:

Tip Melukis Cat Air di Atas Kanvas

Lukis Cat Air di Kanvas

10 TIPS MELUKIS CAT AIR DI ATAS KANVAS


  1. Pastikan kanvas jauh dari cairan asam
  2. Gunakan kanvas yang tidak terkena jamur (bercak Jamur)
  3. Gunakan kanvas dengan permukaan halus, tapi tidak terlalu halus (seperti kanvas yang sudah dihaluskan oleh pengolahan lem dan tambahan cat) karena berpengaruh kepada lajunya air di kuas saat ditorehkan.
  4. Bentangkan kanvas dan lapisi dengan gesso khusus cat air (missal: Daniel Smith Ground)
  5. Takaran untuk Gesso dengan menggunakan roll adalah 1:5 dan dengan menggunakan Kuas adalah 1:3. Yaitu 1 sendok air berbading 3 atau 5 sendok Ground.
  6. Dalam proses meng-gesso gunakan lebih dari sekali tapi tidak usah lebih dari 4 kali
  7. Gunakan kanvas untuk melukis sehari setelah di gesso.
  8. Kuas: Walaupun kanvas sudah bersifat seperti kertas karena telah melewati proses gesso, tapi secara karakter dia adalah anak dari ibunya. Jadi gunakan kuas untuk akrilik yang halus tidak kuas untuk cat minyak yang kasar. Kuas Mopit dan kuas bulu tupai tidak disarankan untuk kanvas karena terlalu halus.
  9. Tidak disarankan menggunakan tissue jika ada kesalahan dalam warna, gunakanlah kain ball warna putih dengan ditambah air untuk menarik warna yang salah
  10. Kanvas berbeda dengan Kertas, Secara kekuatan kertas sudah dibuktikan dengan usia lukisan Albert Durer yang berusia 500 tahun. Karena beberapa hal yaitu: A. Kertas yang non Acid atau dengan keasaman nol memiliki kekuatan untuk tidak terkena jamur dan tahan cuaca. Dan warna pada cat bisa mengikat ke pori-pori kertas yang membuat lukisan semakin awet secara warna. B. Kanvas memiliki permukaan yang tidak bisa ditembus oleh cat air jadi warna hanya berada di permukaan saja, tapi bukan berarti lukisan cat air pada kanvas menjadi tidak kuat atau tidak tahan lama. Dengan fixative atau pelapis kekuatan pada karya yang sudah rampung adalah solusinya.

Demikian semoga bermanfaat.

Salam Cat Air,

Galuh Tajimalela
Share:

Perpaduan Warna menggunakan Teori Warna & Seni

Perpaduan warna merupakan salah satu hal yang krusial pada seni dan desain. Memilih berbagai warna untuk dipadukan satu sama lain agar tampak menjadi harmonis tidaklah mudah. Terdapat beberapa panduan awal kombinasi yang diambil dari teori warna dan prinsip seni untuk mempermudah prosesnya; Color Harmony. Sebelum memulai mix and match ada baiknya jika kita menelusuri sedikit mengenai pengetahuan umum dari warna itu sendiri. Mengetahui berbagai elemen warna akan menambah ruang gerak kreativitas kita disaat menata warna.

Terjadinya Pembentukan Warna
Berdasarkan teori newton dalam bukunya “Optics”(1704) warna adalah unsur cahaya yang dipantulkan oleh sebuah benda. Kemudian diintrepetasikan oleh mata berdasarkan cahaya yang mengenai benda tersebut, benda tersebut juga mempengaruhi warna yang dihasilkan melalui pigmennya. Selain itu warna juga adalah pengalaman psikologis manusia. Indera manusia mampu meresepsi warna yang terdapat pada cahaya tersebut. Sadjiman Ebdi Sanyoto (2005: 9) mendefinisikan warna secara fisik dan psikologis. Warna secara fisik adalah sifat cahaya yang dipancarkan, sedangkan secara psikologis sebagai bagian dari pengalaman indera penglihatan. Lengkapnya mengenai kejadian pembentukan warna dapat disimak disini:

Dimensi Warna / Sifat Optis
  • Hue
Hue adalah warna murni, tanpa tint (diterangkan, ditambahkan cat putih) atau shade (digelapkan, ditambahkan cat hitam). Teknologi digital memberikan banyak opsi untuk memodifikasi hue. Modifikasi hue dapat memberikan kesan berbeda dan unik pada beragam objek berwarna dalam karya atau desain yang kita garap.

HUE MERAHHUE BIRUHUE HIJAU
BurgundyIndigoLime
PinkTealMint
MagentaTurquoiseEmerald
WineNavyJade
CrimsonSapphireOlive
  • Saturasi / Saturation
Saturasi adalah tingkat kepekatan warna. Warna yang memiliki saturasi tinggi akan tampak sangat mencolok. Sebaliknya jika saturasinya rendah maka warna akan tampak lebih pudar. Saturasi Juga disebut chroma atau intensitas warna.

Dalam pigmen (cat) saturation juga ditentukan oleh kualitas bahan cat. Jika kualitas cat kurang bagus, bahan pigmen warna biasanya lebih sedikit dan lebih banyak mengandung filler (bahan campuran perekat cat) hasilnya warna lebih pudar. Sementara pada cat kualitas bagus, bahan pigmen lebih banyak dari filler, sehingga warna tampak lebih mencolok. Selain itu saturation juga ditentukan oleh campuran tint dan shade. Menambahkan cat hitam atau putih akan mengurangi saturasi warna cat aslinya. Saturasi juga tergantung pada jumlah kandungan bahan pelarut cat.
Gelap Terang / Value

Gelap terang atau value yang dimaksud disini adalah seberapa banyak tint atau shading yang terdapat pada warna. Tint yang lebih banyak menghasilkan warna yang lebih terang. Sementara shade yang lebih dominan akan menghasilkan warna yang lebih gelap.
Jenis Warna

Warna dibagi menjadi dua menurut asal kejadian warna, yaitu warna additive dan subtractive (Sadjiman Ebdi Sanyoto, 2005: 17–19). Warna additive atau warna objek adalah warna yang berasal dari cahaya dan disebut spektrum. Misalnya warna yang dihasilkan oleh perangkat elektronik seperti layar komputer. Sedangkan warna subtractive atau warna pigmen adalah warna yang berasal dari bahan dan disebut pigmen, seperti cat. Kedua jenis warna tersebut memiliki ruang/model warna yang berbeda seperti yang dijelaskan dibawah ini:
Warna Aditif / Warna Objek (Additive)
RGB. Red, Green, Blue
Warna Subtraktif / Warna Pigmen (Subtractive)
CMYK. Cyan, Magenta, Yellow ditambah Black (Key, hitam bukanlah warna tetapi dibutuhkan pada warna bahan/cat).
Pengelompokan Warna / Notasi Warna

Brewster (Ali Nugraha, 2008: 35) mengemukakan teori tentang pengelompokan warna. Teori Brewster membagi warna-warna yang ada di alam menjadi empat kelompok notasi warna, yaitu warna primer, sekunder, tersier, dan netral. Pengelompokan warna tersebut berdasarkan kejadian terjadinya warna primer hingga warna tercampur dan akhirnya membentuk banyak warna lainnya. Kelompok warna mengacu pada lingkaran warna teori Brewster dipaparkan sebagai berikut:

Brewster Color Wheel (Lingkaran Warna)
Warna Primer
Warna primer adalah warna dasar yang tidak terbentuk dari campuran warna-warna lain. Menurut teori warna pigmen dari Brewster, warna primer adalah warna–warna dasar (Ali Nugraha, 2008: 37). Sementara itu warna–warna lain terbentuk dari kombinasi warna–warna primer. Warna primer tersebut adalah: merah, kuning dan biru. Secara teknis nama warna primer tersebut adalah magenta, yellow dan cyan.

Warna Primer
Warna Sekunder
Warna sekunder merupakan hasil campuran dari dua warna primer dengan proporsi 1:1. Teori Blon (Sulasmi Darma Prawira, 1989: 18) membuktikan bahwa campuran warna-warna primer menghasilkan warna-warna sekunder. Warna jingga atau oranye merupakan hasil campuran warna merah dan kuning. Warna ungu adalah campuran merah dan biru. Warna hijau adalah campuran biru dan kuning

Warna Sekunder
Warna Tersier
Warna tersier merupakan campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Contohnya, warna oranye kekuningan (orange-yellow) didapatkan dari campuran warna primer kuning dan warna sekunder oranye. Istilah warna tersier juga awalnya merujuk pada warna-warna netral yang dibuat dengan mencampur tiga warna primer dalam sebuah ruang warna. Namun sudah terdapat istilah lain yang lebih tepat untuk campuran warna netral tersebut.

Warna Tersier
Warna Netral
Warna netral adalah hasil pencampuran ketiga warna dasar dalam proporsi seimbang 1:1:1. Campuran menghasilkan warna abu netral dalam sistem warna cahaya aditif. Sedangkan dalam warna subtraktif pada pigmen atau cat biasanya menghasilkan warna abu tua kecoklatan, atau hampir hitam dengan sedikit aksen warna primer yang saturasinya lebih pekat. Warna netral sering digunakan sebagai penyeimbang warna-warna kontras dalam karya.
Pencampuran Warna

Albert Henry Munsell (Sulasmi Darma Prawira, 1989: 70) mengemukakan teori yang mendukung teori Brewster. Munsell berpendapat bahwa: Tiga warna utama sebagai dasar dan disebut warna primer, yaitu merah (M), kuning (K), dan biru (B). Apabila warna dua warna primer masing– masing dicampur, maka akan menghasilkan warna kedua atau warna sekunder. Bila warna primer dicampur dengan warna sekunder akan dihasilkan warna ketiga atau warna tersier. Bila antara warna tersier dicampur lagi dengan warna primer dan sekunder akan dihasilkan warna netral. Rumusan teori Munsell dalam pencampuran warna dapat dijabarkan sebagai berikut:

Warna primer
• Merah
• Kuning
• Biru

Warna Sekunder
• Merah + Kuning = Jingga
• Merah + Biru = Ungu
• Kuning + Biru = Hijau

Warna Tersier
• Jingga + Merah = Jingga kemerahan
• Jingga + Kuning = Jingga kekuningan
• Ungu + Merah = Ungu kemerahan
• Ungu + Biru = Ungu kebiruan
• Hijau + Kuning = Hijau kekuningan
• Hijau + Biru = Hijau kebiruan

Warna Hangat dan Warna Sejuk
Notasi warna terbagi menjadi dua sifat warna. Yaitu warna hangat dan warna sejuk. Warna hangat cenderung lebih kontras dan posisinya tampak lebih depan dibandingkan dengan warna sejuk. Secara psikologis warna hangat lebih tepat untuk memperlihatkan sosok personal, keluarga dan produk komersil. Warna sejuk memiliki tampilan yang lebih tenang dan tampak lebih belakang secara visual. Warna sejuk memberikan kesan tenang, professional, cocok untuk tema warna korporat.

Pembagian warna sejuk dan warna hangat
Perpaduan Warna Harmonis
Perpaduan warna yang harmonis / color hamony dapat dicapai dengan melakukan kombinasi warna yang tepat. Kombinasi warna harmonis adalah memadukan dua warna atau lebih karena menganut prinsip-prinsip seni rupa. Warna tetap harmonis dengan menggunakan prinsip kesatuan, kontras, dll melalui data lokasi warna yang didapat pada lingkaran warna (color wheel). Biasanya warna-warna yang dikombinasikan itu bersebelahan/berdampingan atau berhadapan dalam lingkaran warna/color wheel.

Perpaduan Warna Analogous/Analogus
Analogous adalah kombinasi dari dua warna yang berdekatan dalam lingkaran warna/color wheel. Pilih satu warna utama lalu ambil 1-2 warna yang berdempet pada warna tersebut. Kombinasi warna analogous masuk kedalam color harmony karena warna-warna yang dipilih masih mirip atau transisi dari warna utamanya; prinsip kesatuan.
Contoh Kombinasi Warna Analogous

Perpaduan warna Analogous
Perpaduan warna Monochromatic/Monokromatik
Monochromatic adalah kombinasi dari berbagai warna yang diciptakan dengan shade dan tint yang berbeda. Misalnya merah tua, merah dan merah muda. Tidak perlu dijelaskan lagi mengapa perpaduan warna ini harmonis.
Contoh Warna Monochromatic

Perpaduan warna Monochromatic / Monokrom
Perpaduan Warna Complementary/Komplementer
Perpaduan warna complementary/komplementari adalah kombinasi warna antara warna-warna yang saling bersebrangan/berhadapan letaknya dalam lingkaran warna/color wheel. Perpaduan warna komplementer akan tampak indah karena keduanya berbeda jauh, saling melengkapi. Complementary color scheme juga harmonis karena berdasarkan prinsip seni rupa dan desain: kontras.
Contoh Paduan Warna Complementary

Contoh kombinasi warna complementary
Perpaduan Warna Split Complementary
Seperti kombinasi warna complementary, split complementary adalah dua warna yang bersebrangan, tapi tidak benar-benar bersebrangan (sudut mendekati 180 derajat) dalam lingkaran warna. Biasanya split akan menggunakan 2 warna lain dari warna utama untuk sedikit mereduksi kekontrasan yang terjadi.
Contoh Perpaduan Warna Split Complementary

Kombinasi warna split complementary
Perpaduan Warna Triadic Complementary /Komplementer Triad
Triadic Complementary adalah tiga warna bersebrangan yang membentuk sudut 60 derajat dalam lingkaran warna. Bentuk pilihan kombinasi warna ini pada color wheel menyerupai segitiga sama sisi.
Contoh Perpaduan Warna Triadic Complementary

Contoh perpaduan warna triad complementary
Perpaduan Warna Tetrad Complementary/Komplementer Tetra
Tetrad adalah empat warna yang bersebrangan dan membentuk sudut 90 derajat dalam lingkaran warna/color wheel. Tetra komplementer juga sering disebut double komplementer.
Contoh Perpaduan Warna Complementary Tetrad

Contoh kombinasi warna tetrad
Psikologi Warna
Warna dapat memberikan efek psikologis dan memberikan kesan emosi tertentu pada manusia. Beberapa warna juga memiliki simbol yang telah terbangun di budaya tertentu. Sehingga pengaruh warna terhadap emosi manusia sangatlah relatif. Berikut adalah beberapa catatan yang dapat dijadikan acuan awal dalam memilih warna.

Merah
Kekuatan, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya. Warna merah dapat berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain. Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan menjadi warna simbol kebangsaan di Indonesia dan Polandia. Jika Merah dikombinasikan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal.

Biru
Kepercayaan (Trust), Konservatif, Keamanan, Teknologi, Bersih, Keteraturan, Kebebasan. Warna Biru banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan kepercayaan.

Hijau
Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu digemari dengan baik. Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai oleh masyarakat.

Kuning
Optimis, Harapan, Filosafat, Sporty, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan. Kuning adalah warna yang keramat dalam agama Hindu.

Ungu
Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Kekasaran, Transformasi, Keangkuhan. Warna Ungu adalah warna yang sangat jarang ditemui di alam.

Oranye
Energy, Dinamis, Keseimbangan, Kehangantan. Biasanya digunakan oleh produk komersil untuk menekankan kesan sebuah produk yang tidak mahal.

Coklat
Tanah, Bumi, Reliability, Nyaman, Kokoh. Kemasan makanan di Amerika Serikat sering menggunakan warna Coklat dan sangat digemari, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu sukses.

Abu Abu
Intelek, Kesederhanaan, Netral, Masa Depan, Kesedihan. Warna Abu abu adalah warna yang paling mudah dicerna oleh mata.

Putih
Kesucian, Kebersihan, Ketepatan, Ketidak bersalahan, Setril, Kematian. Di Amerika, Putih melambangkan perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), Tetapi di budaya Timur warna Putih melambangkan kematian.

Hitam
Elegan, Kuat, Keanggunan, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan. Catatan penting mengenai hitam adalah melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat. Namun sebagai warna Kemasan, Hitam memberikan kesan premium.

Penutup
Meskipun berbagai perpaduan warna harmonis yang ada memberikan banyak pilih, gunakan warna dengan bijak. Pilih warna utama yang dominan dan sandingkan dengan warna harmonis yang relevan. Tetap cermati bagaimana setiap warna berpengaruh pada psikologi manusia. Misalnya jika warna utama adalah merah, jangan gunakan terlalu banyak. Warna merah adalah warna yang kuat dan harus diseimbangkan oleh warna yang lebih lembut. Tetap gunakan prinsip-prinsip seni rupa dan desain dalam menata kombinasi yang telah ditetapkan. Misalnya merah digunakan dalam proporsi yang lebih sedikit dibanding hijau, untuk menerapkan prinsip keseimbangan.

Kita dapat menggunakan berbagai aplikasi atau web based application seperti Adobe Color untuk membuat perpaduan warna yang harmonis. Beberapa aplikasi pengolah gambar digital juga sudah menyediakan berbagai Color guide, termasuk untuk menyusun warna yang harmonis berdasarkan teori ini. Seperti pada Adobe Illustrator, kita tinggal memilih warna utama yang dinginkan, siswa warna lainnya akan di generate secara otomatis.

Referensi
Sanyoto, Sadjiman Ebdi. 2005. Dasar-dasar Tata Rupa & Desain. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.
Prawira, Sulasmi Darma. 1989. Warna sebagai salah satu unsur seni & desain. Jakarta: P2LPTK.
Share:

Melukis Menggunakan Pensil Warna Seri 3

Tutorial oleh Arul Kage
Hal yg harus diperhatikan ketika nge-gambar adalah Kesabaran dan Ketelatenan yg tinggi untuk hasil yg lebih maksimal. 😁
Usahakan PENCIL yang kita pakai selalu Runcing agar bisa menembus semua pori dikertas.
Menggambar baiknya ditempat yang cukup cahaya nya, tidak terlalu gelap (mengurangi kedetailan) atau tidak terlalu terang pula misalkan dibawah terik matahari langsung (terlalu silau).
Waktu menggambar yang bagus adalah Siang Hari. 😁
Untuk cara meng-Arsir gunakan teknik arsir satu arah, silang, dan memutar sesuai kebutuhan kita.
Untuk Pencil Warna, Jangan menggunakan tisu atau dusel untuk memperhalus, namun harus gunakan Full arsir karna jika di gosok hanya akan mengangkat warna yang sudah ter-arsir dan malah akan membuat semkin tidak rata.
Karna yg membuat hasil Lukisan terkesan Halus dan Rata diakibatkan dari tumpangan dari beberapa warna yg di urut dari warna yang paling gelap sampai warna yang paling terang sehingga semua pori kertas tertutupi.
Beda dengan pencil grapit yang cara menghaluskan memang harus menggunakan tisu atau dusel.
Simak langkah2nya dibawah ini sudah saya kasih kode pencil dan penjelasan singkat pada masing2 Prosesnya.









Hanya ini yang bisa saya berikan, karna keterbatasan ilmu yang saya miliki.
Silahkan masukannya atau metode tambahan pada kolom komentar.
Maaf atas segala tutur kata maupun cara penulisan.
Di edit menggunakan CorelDRAW.

Semoga Bermanfaat
Tutorial oleh Arul Kage
Share:

Belajar Photoshop ( Seri 2 )


latihan yuk .....kita pakai objek kiriman dari teman di group


layer background di nol kan ya
buang background nya

 Akan menjadi seperti ini
tambahkan layer di bawah foto.
dan masukan warna gradasi radial dari abu abu muda ke abu abu tua.
ubah kecerahan foto nya.
klik smudge tool.
tarik tarik ke bawah baju nya ya.
layer foto jadikan dua. (ctrl J)
masing masing layer foto berikan layer mask.
klik layer mask pada layer foto bawah.
campur warna hitam di depan.
klik brush tool.
pilih model brush remah remah tanah.
berikan ukuran yang sesuai (agak besar)
klik klik beberapa kali. maka gambar akan mulai hancur jadi remah remah.
jangan lupa layer foto di atas di non aktifkan dulu. supaya bisa melihat reaksinya.

next.
kita kerjakan layer foto yang atas.
pada layer mask di layer foto atas, diblok wana hitam dulu.
kemudian klik brush tool. pilih motif remah remah. atur besar kecilnya.
dan kita mulai klik klik sampai muncul remah remah yang diinginkan

cari lampu dulu ya.
Selesai .
Selamat Mencoba
Oleh Kak Ulil
Share:

Belajar Photoshop ( Seri 1 )


Selamat pagi.
selamat berlebaran.
sudah siap untuk belajar belum?



masih ingat tantangan foto yang lalu.
ada satu foto yang masuk. ini ya.
secara komposisi, foto ini termasuk sulit diubah.
karakter warna tidak kuat.
karakter fokus tidak kuat.
namun, namanya juga tantangan, gak boleh nyerah dong. hehehehe
jadi saya carikan di google, kira kira foto yang bisa memperkuat akting adik imut itu ya.
dan tarrraaaaa ini dia udah dapat.



kalau diperhatikan, jelas foto yang dapat dari google jauh lebih kuat.
alhasil apabila disandingkan, tentunya akan membuat foto utama kalah dengan foto pelengkap (background). jadi ada beberapa trik yang bisa kita lakukan.
dicoba yuk.



buka adobe photoshop, buka foto adik kecil kemaren. layer di nol-kan ya.
selanjutnya tinggal kita buang background nya
elanjutnya, gbr adik kecil yang udah dihilangkan background nya tinggal di select all ctrl + a kemudian di copy ctrl + c



dimasukan ke gambar moto gp. ingat mungkin akan terjadi banyak hal yang tidak kontras. bisa pencahayaan yang berbeda exposure nya, bisa pula resolusi ukuran file nya.



ini terjadi karena perbedaan ukuran file.
tapi kita bisa menyesuaikan.
tekan ctrl + t



yuk kita tukar kepalanya.



hasil sementara.
perhatikan poin ini:
1. wajah terlalu kecil jika dipasangkan ke badan orang dewasa
2. helm terlalu besar jika dibandingkan dengan helm pembalapnya
solusinya, kita harus berimprovisasi, dengan memangkas bagian bagian helm supaya terlihat lebih seimbang.
dalam hal ini kita harus ngejar wajah anaknya.
hasil pemangkasan helm.



sekarang kita tinggal menyesuaikan pencahayaan. biar tidak berkesan foto tempelan.
tekan ctrl + m lakukan penggeseran pada kurve



langkah terakhir, yuk, kita kasil stiker di helmnya. harus sama dengan stiker yang ada di motor ya.



aktifkan area stiker, copy ( ctrl + c ) paste (ctrl + v)



sesuaikan arah dan ukuran ya.
layer stiker di aktifkan ( dengan rectangular tool )





aktifkan filter pinch
cembungkan, sambil dikira kira, sesuai cembungnya helm.





sebetulnya, bagian helm dari pembalap aslinya masih kelihatan ya. di belakang itu.
tapi secara keseluruhan komposisi udah bagus.





aktifkan dagu helm pembalap.



tempelkan



di flaten ya
setelah itu biar lebih dramatis mari kita lakukan penyinaran spotlight





silakan di utak utik arah cahayanya.
ini butuh latihan berulang ulang supaya bisa menseting arah cahaya yang bagus.



btw nama adik ini siapa ya?

Selamat Mencoba
Oleh Kak Ulil

Share:

Total Tayangan Halaman

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect

Popular Posts

Arsip Blog

Label Cloud