Tampilkan postingan dengan label melukis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label melukis. Tampilkan semua postingan

Menentukan Harga Lukisan

Pricing ?.. menentukan harga lukisan?Ini menurutku bagian tersulit dalam dunia lukis yang aku geluti... Jauuh lebih sulit dari pada proses melukis itu sendiri..Dari pengalaman yang saya jalani.. dapat saya simpulkan.. bagi saya harga lukisan :
  • Sangat Situasional
  • Sangat kondisional
  • Sangat emosional.
  • Sangat rasional.
  • Sangat personal
  • dsb..........
Intinya sangat tergantung...Dan setiap harga yang terbentuk pada setiap karya tidak bisa menjadi patokan untuk menentukan harga karya yang lainnya.Bagi saya yang sangat penting adalah setiap karya yang tertransaksi sudah memenuhi syarat, kedua belah pihak senang dan bahagia.
" Yang terpenting bagi saya pribadi adalah, setiap karya sudah diciptakan sepenuh hati dan semaksimal mungkin, karena kepuasan kolektor menjadi apresiasi tertinggi melebihi jumlah nominal yang diterima "
Sebisa mungkin dalam bertransaki kita sebagai pelukis mampu membuat kolektor lupa tentang jumlah nominal yang telah dibayarkan. Karena rasa puas membuat angka menjadi tidak berarti apa apa.Bagaimana caranya.?.. Kerjakan semaksimal mungkin dengan sepenuh hati.

Share:

Lukisan Dari Kopi Nescafe Classic


Lukisan Kopi Nescafe
Setahun ini saya mencoba belajar menggunakan kopi sebagai media lukis dan alhamdulillah menurut saya awet tanpa ada perlu pengawet asal benar benar sudah kering bisa masuk bingkai, bahkan sebagian cuma saya tumpuk jadi satu tak ada perubahan warna yang berarti, jamuran atau lengket satu sama lainnya.
Akhirnya saya beranikan terima pesanan (gambar pertama diatas dengan bingkai gold) dengan ukuran 50x70cm lumayan besar sih dengan harga percobaan Rp***** dan pemesan langsung oke tanpa tawar menawar lagi.
Saya menggunakan kertas Canson monval 300gsm dan satu sachet kopi Nescafe classic
Semoga yang mau mencoba dengan kopi tidak ragu lagi masalah keawetan dll, 

Selamat mencoba
Share:

Melukis Menggunakan Pensil Warna Seri 1




  • SKET
1. Membuat Sket
Seperti biasa, semua pemula pasti akan membuat grid dalam pembuatan sket, termasuk saya juga gitu😊😁. 
Utk pembuatan grid (pada ref foto) saya menggunakan corelDRAW. 
Ukuran kotaknya 1x1cm (sangat kecil) hal ini saya lakukan agar lebih mendekati kesamaan terhadap objek foto. 
Atau bisa juga utk 1 mata kita harus memuat dalam 1 kotak grid (minimal). Utk pembuatan nya, gunakan FC 2B dan buatlah titik pada bagian tertentu utk menghubungkan antara titik 1 dengan titik lainnya yg nantinya akan menjadi garis yg membentuk misalkan mata, bibir atau lainnya. 
Usahakan sangat teliti utk sket awalnya yahhh


Proses Sket Menggunakan Grid

  • PEWARNAAN KULIT

2. Gunakan hitam (399) dan coklat tua (376)
Untuk bagian wajah yg GELAP, dibagian inilah kita bisa memperhalus menggunakan tisu (tapi utk bagian ini saja).
3. Gunakan kuning (307)
Untuk pewarnaan dasarnya, arsir tipis dan sedang sesuai dengan kebutuhan tanpa menggunakan tisu or dusel (full arsir).
4. Gunakan pink (319)
Untuk pewarnaan dasar pula, arsir tipis dan sedang seperti warna kuning sebelumnya tanpa menggunakan tisu or dusel (full arsir).
Untuk bibirnya gunakan merah hati dan merah.
Jangan lupa harus perlahan cara peng_arsirannya.
Pencil harus runcing agar bisa terkena pada semua permukaan kertas.

Pewarnaan Kulit
5. Gunakan krem (330)
Warna ini adalah warna yg pasti ada dalam komposisi pewarnaan pada wajah versi saya 😁   Nahh... Tingkat kehalusan tergantung pada proses ini, arsirlah dengan merata dengan penekanan tertentu... Arsirlah berulang ulang sampai pori2 kertas tertutup... Disinilah kita akan menikmati kehalusannya.
6. Gunakan Coklat tua dan merah hati (392)
Untuk memperdetail bagian gelap pada wajah.
7. Gunakan Merah (321)
Untuk memperdetail warna bibirnya yg muanis 😁.
Bagian wajah anggap saja sudah selesai , Hehee

Pewarnaan Kulit
  • PEWARNAAN HIJAB
8. Gunakan Hitam
Utk pewarnaan pada hijabnya, yaahh, ikuti alurnya saja sesuai dengan refrensi fotonya... Harus sabar biar hasilnya memuaskan
9. Gunakan Biru tua (343)
Untuk menutup pori pada hijab dan sekaligus sebagai pantulan cahaya nya...
Pewarnaan akan semakin bagus dan maksimal jika menggunakan lebih dari 1 warna (berlapis-lapis).

Pewarnaan Hijab
  • BACKROUND Simple 😁
10. Hijau muda
Diserut pake kater lalu nantinya diratakan pake tisu... Ratakan sesuai keinginan bagian mana aja yg mau dibikinin tebal dan bagian mana yg mau tipis saja...
Dan arsir dibagian yg dekat dengan objek dengan warna yg sama..

Back Ground
Selamat mencoba
Oleh : Arul Kage

Share:

Menggambar Menggunakan Serbuk Conte di Kertas


Tips Menggambar wajah sederhana untuk pemula dengan serbuk Conte di Kertas Arto 27x37cm.

Alat dan bahan yang perlu disiapkan

  • bubuk Conte
  • pensil mekanik 2b dan 4 b
  • paper stump/ dusel 
  • kuas mopit/ kuas cina
  • pensil stdler 8B
  • penghapus Mono Zero
  • kapas

Gambar 1
<<>> Buat sketsa semirip mungkin menggunakan pensil 2B, lalu pertebal dengan pensil 4b tapi jangan terlalu menekan, tujuannya supaya sketsa tidak hilang saat di gosok kapas /dusel

Gambar 2
<<>> Buat background dengan kapas yang sebelumnya telah digosokan dikertas tatakan ( gambar 1) yang telah kena conte dan sapukan dengan tipis saja ke bagian wajah ( gambar 2).

Gambar 3
<<>> Buat mata, hidung dan bibir semirip mungkin ( gambar3)

Gambar 4
<<>> Pindah ke rambut gelapkan dan sisakan tipis di bagian yang kena cahaya. Kenapa harus rambut dulu ? Supaya sedikit istirahat dan tidak spaneng memikirkan wajah😊, tujuannya supaya gampang mengatur kekontrasan di bagian wajah karena bila wajah dulu kita kerjakan detail biasanya setelah di kasih rambut akan hambar, pucat, datar volume nya dll (gambar 4)

Gambar 5
<<>> Setelah rambut diselesaikan tinggal ambil kapas/ tissue bersih sapukan lembut pelan ke bagian wajah dari arah rambut, bisa juga dengan kuas mopit/ paper stump untuk bagian wajah dan pendetailan tak perlu lagi ambil Conte, cukup ambil conte dari bagian rambut yang gelap saja. Hapus bagian yang terkena cahaya di wajah dan rambut dengan penghapus ( saya pakai mono Zero). Bantu kembali ratakan dengan tissue/ kapas untuk bagian yang terlalu gelap atau terlalu terang. ( Gambar 5)
Selamat mencoba.

<<>> ini cara kerja cepat saya, Masing masing pelukis bisa beda caranya.

<<>> Saya bukan type yang sabaran jadi hasil pasti kurang maksimal.



Share:

Teknik Melukis Menggunakan Serbuk Oyan

Lukisan Serbuk Oyan
Sedikit pamer teknik menggunakan serbuk oyan utk drawing..
Kalo saya, utk ukuran minimal A3 dengan obyek wajah close up.. maka saya hampir selalu melakukan urut urutan
  1. Proporsi berusaha didapat entah bagaimana caranya seakurat mungkin
  2. Bloking tipiiiissss dengan cara mengarsir bagian yang perlu diarsir dengan pensil Carbonit(conte, charcoal, )
  3. Gosok secara ringan dengan jari .. pastikan jari tidak berkeringat.
  4. Ratakan lagi dengan kapas utk mengurangi efek garis garis yng muncul karena arsiran.
  5. Mulai proses detailng dgn menggunakan kapas yanh dililitkan diijung tusuk sate..ukuran sesuai kebutuhan.
Udah .. gitu saja...

Step 1

Step 2

Step 3

Step 4
Step 5


Share:

Proses Melukis Menggunakan Cat Minyak Seri 2 ( Oleh : Solichin Totok )

Resting tiger under the golden sunshine
"Macan istirahat dibawah matahari pagi"
Cat minyak diatas kanvas
120 x 150 cm
Obyek Lukisan
On fire..
Nge 'klik' dengan obyek harimau ini... Mencoba dilukis diatas kanvas ukuran 120 x 150.. semoga selamat sampai tujuan.. aaamiin.
Jatuh cinta sama blur nya...

Step 1
  • Progress 1
Blocking...
Seluruh areal kanvas ditutup dengan warna tengah tipis ( Tidak terlalu terang & tidak terlalu gelap )..... Proses ini memakan waktu yanh tidak lama.. 1 sampai 2 jam sudah memperlihatkan karakter obyek..

Step 2

Step 3

Step 4

Step 5
  • Progress 2
Setelah proses blocking di hari pertama kemarin.. ternyata hari ini sudah agak kering.. maka ada kesempatan untuk mengolah background.. kuas besar tetap mendominasi penggunaanya, Warna putih sudah saya libatkan untuk background.. tapi tidak untuk obyek macannya..
Wana hitam.utk loreng dan background sudah bisa dilibatkan untk membangun volume obyek..
Demikian progress hari ini.. semoga bermanfaat.
Untuk yang tidak setuju dengan cara saya.. mohon abaikan postingan ini.. terimakasih..

Step 6
  • Progress 3
Hari ini masih memainkan background. Penambahan warna warna baru dilakukan mengingat warna yang ada di foto referensi sangat kompleks..penggunaan kuas besar masih dominan.
Untuk area fokus yaitu obyek harimau .. sudah mulai menggunakan kuas kecil.. warna putih sudah dilibatkan secara dominan. Kontrol emosi sangat dibutuhkan mengingat banyak detail yanh harus dikerjakan.. cara terbaik menjaga mood adalah.. segera kerjakan bagian detail bila mood bagus.. tapi seandainya sudah mulai kelelahan.. segera pindah ke bagian background yanh lebih rileks. Jika mood sudah kembali pulih bisa balik lagi ke bagian detail.. begitulah sehingga kita tidam membuang waktu untuk istirahat.
Semoga bermanfaat.. bila tidak setuju dengan cara saya mohon abaikan postingan ini.
Salam sehat dan bahagia..

Step 7
Akhirnya menyerah..

'resting tiger under the golden sunshine'
Macan istirahat dibawah matahari pagi
Cat minyak diatas kanvas
120 x 150 cm

Hari ini cuma proses detailing. Penggunaan kuas kecil mendominasi kegiatan lukis hari ini.

Dan akhirnya sebelum shoat Jumat sudah menyerah.
Semoga bermanfaat .. aamiin
Untuk temans yang tidak setuju cara saya.. bisa abaikn postingan ini

Akhirnya  Menyerah , Finish



Share:

Proses Melukis Menggunakan Cat Minyak Seri 1 ( Oleh : Solichin Totok )

Balinesse girl with offering
" Gadis bali dengan sesajen "
Cat minyak diatas kanvas
100 x 120 cm


Objek Lukisan
Kebiasaan saya setelah mendapatkan proprsi diatas kanvas... Untuk teknik basah, saya selalu melumuri areal kanvas dengan minyak jenis linseed.. tipis saja.. tujuannya agar blocking awal yang akan dilakukan dengan menggunakan warna dasar akan lebih mudah..
Khusus untuk teman teman dari Tegal yang kemarin sempat workshop tipis tipis.. monggo kalo tertarik bisa diamati... Karena melukis realis bagi saya berarti harus mengikuti kaidah atau pedoman yang sudah menjadi acuan. Maaf bagi yang tidak setuju semoga postingan ini tidak menyinggung perasaan..


Step 1

Pagi ini.. begitu semangat..masih dengan cara saya.. 1 jam waktu yang cukup untuk proses blocking.. yaitu memberi warna dasar atau warna tengah yang dominan secara tipis ke semua bagian kanvas.. kelebihan dari cara ini adalah (menurut saya) walaupun proses baru 10 persen berjalan.. tapi karakter lukisan sudah muncul..
Dalam.peoses blocking saya selalu menggunakan kuas besar dan yang harus saya lakukan adalah selalu berusaha menyelesaikan area background dahulu sebelum area obyek fokusnya...
Untuk temans yang tidak setuju cara saya.. mohon maaf semoga postingan ini tidak menyinggung perasaan..
 


Step 2

Masih cara saya.. setelah blocking awal.. kemudian tone mulai diperbaiki dengan gelap dan terangnya sesuai dengan obyek referensi.. masih menggunakan kuas yang besar dengan bulu yang lembut (saya selalu pake kuas yang saya beli di toko bangunan) utk area yang sangat berdekatan dengan bagian batas dengan obyek fokus bisa dihindari dulu tujuannya agar warna tidak megotori .. intuisi dalam mencampur warna sangat diperlukan.. mengingat warna alam adalah warna yang komplek.. maka jangan takut melibatkan semua warna yang terlihat.. 
Masih harus minta maaf utk yang tidak setuju dengan cara saya.. dan mohon tidak tersingggung.


Step 3

Sampai siang ini ... Istirahat sambil menunggu panggilan Sholat Dhuhur..

Semoga bermanfaat
Masih tetap memainkan background.. dengan mperbaiki tone warna.. belum bisa memainkan warna terang mengingat dominasi warna gelap yang masih basah.. yang bisa dilakukan adalah mengisi ruang ruang gelap diaera kecil kecil.. penggunaan kuas beralih ke kuas yanh lebih sempit. Sambil sekali sekali disaput dgn kuas besar utk mendapatkan efek blur.... Begitulah cara saya..semoga berkenan dan bermanfaat


Step 4

Setelah ditinggal selama hampir seminggu.. dan kering.. Alhamdulillah ada kesempatan langjut.. 
Sampai siang ini

Step 5
Work in progress... 
Sentuhan kedua, sampai menjelang sholat Jumat.

Step 6
Still in progress...masih berlanjut.. Sampai siang ini.. hari ke 4 .

Perlu sebuah peristiwa untuk manusia bisa berubah. Dan peristiwa yang mengubah arah hidupku untuk total menjadi pelukis dan berpenghasilan total dari lukisan terjadi sekitar 19 tahun lalu, saat bertemu dan melihat karya realis hebat dari pelukis yang jauh lebih muda di Semarang. Dan kalo ada satu nama yang bisa saya sebut dalam 'hijrahku' hanya ada nama Imam Abdillah.. Imem Ebdilleh.. hehe 

Sejak saat itu hampir tidak ada hari tanpa melukis, Terimakasih om Imam... Semoga om selalu sehat dan tetap berkarya hebat. Kapan kapan kalo ketemu kita ngobrol banyak.. Hehe

Step 7
Menyerah adalah kata yang paling tepat...
Pagi ini..setelah berjuang dengan bahagia..

Finish

Share:

Melukis Menggunakan Ampas Kopi

Lukisan Ampas Kopi
Oleh : Tyo Ampas Kopi

Berikut adalah bahan2 serta peralatan yang biasa saya gunakan

1. Kopi bubuk 
yang siap seduh atau sengaja membuat kopi utk rncana gambar. 
Maka sisa kopi yang diseduh atau ampasnya endapkan, kmudian ambil tisue tempelkan pada endapan ampas, maka air yg tersisa akan terserap. 

2. Air kopi 
(sisakan secukupnya) pas saat minum kopi utk permainan gradasi awal 

3.Jenis kopi sebisa mungkin yang memiliki tekstur halus

4. Air putih 

5.Tusuk gigi atau berbentuk segitiga runcing untuk membuat garis2 wajah

6. Lem Rajawali atau lem lain

7. Pilok Clear

8. Cutten Bat atau kuas atau kapas.

9. Kuas sesuai yang dibutuhkan 

10. Vernis untuk memoles saat kita nyatakan fix dan kering. Dalam hal ini sy menggunakan Vernis Cat minyak Marries. Atau semprot Pilok Clear .

11. Ubo rampe (rokok dan camilan)_ hehehe

Cara dan prosesnya sbb :

1. Siapkan objek yang akan digambar atau imajinasi yang sudah disket terlebih dahulu sesuai mood objek apapun.

2.Fix kan objek dalam sketsa pensil dulu sesuai proporsional 

3. Semprotkan Pilok Kler ke kertas yg sdh di sktsa matang, agar saat penggunaan kopi tdk terlalu mnyesap basah di kertas. 

4. Campurkan ampas kopi yang sdh diendapkan dan di serap oleh tisue dengn Lem Rajawali secukupnya kmudian aduk dg rata.

5. Jika medianya adalah kertas, lebih baik semprot dahulu dengan Pilok kler kertasnya yang sudah diseket pensil agar saat digunakan tdk mudah lembab basah atau sobek. Apalgi jika kertasnya tipis. Jika medianya kanvas, maka tdk usah dipilok. 

6. Bentuklah garis2 objek dgn tusuk gigi atau sejenisnya atau pula ciptakan alatnya dg berbagai uji coba
Jika demikian diperlukan campuran yang agak encer agar mudah. 

7. Stelah dianggap selesai garis2nya dan kering, bsa memulai yg lain dg kuas utk hal2 sesuai kebutuhan objek lain, baik gradasi gelap maupun terang. Tentang takaran silahkan uji coba dg berbagai kebutuhan dan dicatat, mana yang pekat dan mana yg tdk. 

8. Biarkan kering matahari, atau dipanskan di atas kompor .

9. Kapas berfungsi mengurangi warna gelap dg cara celupkan kapas ke air, lalu peras dan biarkan agak lembab, kmudian sentuhkan pelan2 pd bagian yg ingin kita kurangi demi mendapatkan (pencahayaan).

10. Ingat yah ... kering dan timpa dst agar tdk basah lembab kertasnya. 

11. Semua di atas hanyalah dasar saja, selebihnya silahkan berproses dg berbagai eksperiment. Tanpa mencoba kita tidak akan tahu di mana letak kekurangan serta cara memperbaikinya.

12. Ada berbagai sumber ttg komposisi pencampuran ampas kopi, Misalkan Kopi bubuk 3 sendok teh, aduk air sedikit (panas), aduk rata... Jika mmang membutuhkan agak cair, maka airnya ditambah, jika hanya butuh garis2 sketsa, maka disesuaikan saja, Bisa juga dicampurkan dg bahan2 lain sebagai perekatnya sesuai selera observasi.
Usai diaduk, campurkan lem secukupnya, jgan terlalu banyak. Sbb akan mudah kering, jika dmikian saat mmbutuhkan pencahayaan (mengurangi kepekatan dg kapas, akan susah) 

13. Untk finishing stlah dianggap kering, bisa dioleskan dg vernis cat, atau sejenisnya agar mendpatkan warna lebih pekat dan bening atau dg pilok 

14. Pemajangan dalam bingkai frame sebaiknya ditepian list frame kita kasih ganjal tipis agar gambar tdk lsg menyentuh kaca frame dan juga berpungsi sebgai oksigen. Supaya tdk mudah njamur.

15. Ada yang bertanya "apakah jika kena air tdk luntur?." 
Tidak asal segera ditangani dan dikeringkan dengan damai. 

16. "Bagaimana keawetannya?" 
Semua tergantung cara perawatan.

17. Tips di atas hanyalah dasar2 saja, selebihnya kembali pada skil dan kemauan utk terus memahami karakternya.
Saya pribadi hingga kini masih terus melakukan uji coba.

Lukisan Ampas Kopi
Ibarat sebuah menu, ada 10 komposisi, nah yang saya share hanyalah 8 cara dan teknisnya. Untuk 2 selanjutnya silahkan gali dan cari dengan hati ikhlas dan riang. 
Selamat mencoba, mohon maaf bila ada kekurangan dalam penyampaiannya. Pun sya meyakini di antara anggota Grup ini ada yang sdh sangat mahir, jika demikian bisa berbagi dg kawan2 yang lain. Karena setiap individu tidaklah sama dalam mengelola ampas kopi. 

Semoga bermamfaat. 

Salam Ngopi 
Ampas Kopi
Warkop MK Coffee

Klutik 


30 March at 19:10 · Surabaya 
Share:

Total Tayangan Halaman

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect

Popular Posts

Arsip Blog

Label Cloud